Mengenal Peralatan-Peralatan Konstruksi Bendungan (Part 1)

konstruksi bendungan merupakan salah satu contoh jenis konstruksi. Terdapat beberapa peralatan yang dapat kita jumpai. Beberapa peralatan sudah kita bahas di artikel sebelumnya (cek di sini sob!), sekarang kita lanjut ke part 2nya ya sob! Kira-kira apa saja ya? Let’s check it out Sob! 

1. Bulldozer

Peralatan pertama yang akan kita bahas adalah Bulldozer. Bulldozer adalah salah satu jenis alat berat yang dan berfungsi untuk pemerataan material seperti tanah, pasir, kerikil yang memiliki kemampuan dorong atau tenaga yang tinggi. Bulldozer bisa digunakan untuk menggali, mendorong, menggusur meratakan, menarik beban, menimbun. Selain itu, Bulldozer juga mampu beroperasi di daerah yang lunak sampai daerah yang keras sekalipun. Terdapat beberapa tipe pisau pada Bulldozer dan salah satu contohnya adalah Straight Blade (S – Blade).

2. Concrete Mixer Truck

Peralatan selanjutnya adalah Concrete Mixer Truck. Concrete Mixer Truck merupakan alat berat yang digunakan untuk mengangkut beton segar dari batching plant menuju lokasi pengecoran dengan tetap menjaga kualitas beton segar agar tidak terjadi pengerasan selama perjalanan. Selama berjalan, mixer terus berputar untuk menghindari beton segar mengeras.

3. Concrete Vibrator

Alat selanjutnya ada Concrete Vibrator nih sob! Concrete Vibrator adalah alat yang berfungsi untuk menggetarkan beton ready mix yang telah dituangkan pada saat proses pengecoran. Proses penggetaran atau pemadatan ini agar beton dapat mengisi ruang ruang yang masih kosong sehingga proses ini sangat penting, karena dapat mencegah terbentuknya rongga (void) yang dapat membuat beton keropos dan menurunkan kekuatan beton nantinya.

4. Bekisting

Bekisting merupakan cetakan sementara yang digunakan untuk menahan beton selama proses pengecoran sesuai dengan desain rencana. Bekisting kemudian akan dibuka apabila telah memenuhi standar pada awal penetapan, yaitu saat telah memenuhi umur rencana. Terdapat beberapa jenis bekisting, salah satunya merupakan bekisting multiplek, yang mana proses pengerjaannya dengan cara dipasang dan dibongkar pada bagian struktur dinding penahan tanah yang akan dikerjakan. Jenis bekisting ini pada umumnya hanya digunakan untuk satu kali pekerjaan, namun apabila masih dalam kondisi yang memungkinkan, bekisting dapat digunakan untuk pembuatan segmen dinding penahan tanah selanjutnya.

5. Theodolite

Selanjutnya ada kamera sob. Eh bukan, Theodolite! Theodolite merupakan alat untuk menentukan koordinat dan jarak dari satu titik ke titik lainnya yang mana berfungsi untuk membantu ketepatan patok antar zona timbunan dan mengontrol tinggi timbunan per lapisan.

6. Bar Cutter

Bar Cutter adalah alat yang digunakan untuk memotong tulangan besi sesuai dengan panjang yang dibutuhkan. Sebelum menggunakan alat ini, tulangan besi ditandai terlebih dahulu untuk menentukan bagian yang akan dipotong.

7. Bar Bender

Bar Bender adalah alat bantu yang digunakan untuk mempermudah pekerjaan pembengkokan pada besi ulir sesuai dengan sudut yang dibutuhkan. Biasanya banyak digunakan untuk membengkokan tulangan geser (sengkang). note: jangan salfok sama tukangnya ya!

8. Angkong

Peralatan terakhir, Angkong. Angkong merupakan salah satu alat angkut horisontal untuk mengangkut bahan atau material untuk menunjang kinerja pekerjaan proyek. Oleh karena itu, bak ini memiliki bak yang tebal dan kuat, memiliki daya tahan yang sangat lama, dan kapasitas bak yang besar. Angkong atau gerobak ini dilengkapi dengan pegangan karet di kedua lenganya untuk membantu agar tangan pendorong dapat memegangi dengan baik. Material yang diangkut biasanya material- material yang relatif kecil dan memerlukan pengangkutan secara berkala, seperti contohnya pasta semen, kerikil, pasir, batu, tanah galian, dan sebagainya.

Sekian mengenai peralatan-peralatan pada konstruksi bendungan part 2 Sobat Sinau. Apabila Sobat Sinau punya tanggapan dan komentar bisa tulis di kolom komentar yaa!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *